0

Apa Saja Peran Paramedis dan Suster?

Di artikel ini kami akan ulas seputar Apa Saja Peran Paramedis dan Suster?. Kita tahu sebagai kekuatan kesehatan (bidan / perawat) semestinya untuk memenuhi kebutuhan pasien secara holistik (menyeluruh), mulai dari biologis, psikis, spiritual, sosial, dan kultural.

Apa Saja Peran Paramedis dan Suster?

Hal tersebut mengacu pada pengertian sehat menurut WHO “Health is a state of complete physical, mental and social well – being and not merely theabsence ofdisease or infirmity”. (sehat ialah suatu kondisi sejahtera yang meliputi jasmani, mental dan sosial yang tak cuma bebas dari penyakit atau ketidaknormalan).

Apa Saja Peran Paramedis dan Suster?

Meskipun pengertian sakit kebalikan dari sehat, ada 3 konsep dalam bahasa inggris merupakan disease, illness dan sickness. Disease berarti penyakit bersifat medis yang dapat dinilai secara objektif, gejalanya dapat dikenal dari suatu diagnose, bagus mengaplikasikan indera ataupun gunakan alat pendorong medis lainnya.

Dari pengertian sehat di atas ada satu hal yang mungkin kita kerap kali abaikan ataupun dilupakan yakni kebutuhan dasar psikis / mental / jiwa pasien. Sebab illness ialah konsep psikis merujuk pada perasaan, persepsi, atau penalaman subjektif seseorang kepada kondisinya.

Apa Saja Peran Paramedis dan Suster?

Kita segala tahu peran perawat dan bidan merupakan sebagai konselor, pengajar, peneliti, pemberi pelayanan seketika, koordinator dan sebagai advokat. Semisal peran kita dan figur masalah yang kerap kali kita natural dalam memberikan asuhan pada klien :

1. Konselor

Sebagai konselor biasanya kita menjadi daerah bertanya, konsultasi dan diskusi. Kita tahu kadang klien atau keluarga klien dalam bertanya diskusi umumnya ada yang sedikit kecewa, murka, bingung, dan banyak respon lainnya.

Apa Saja Peran Paramedis dan Suster?

2. Pendidik

Disini bagaimana cara menyampaikan pendidikan kesehatan pada klien, keluarga dan masyarakat lainnya dengan komunikasi yang efektif, kadang mereka ada yang acuh, ada yang menganggap hal yang kurang penting, dan lainnya.

3. Peneliti

Bagaimana sistem mengenal hasil evaluasi yang kita berikan efektif atau tidaknya dalam menangani klien. Dapat saja dari evaluasi terapi kondisi klien sama-sama saja, dapat kemungkinan dari terapi kita yang belum efektif.

4. Pemberi pelayanan langsung

Kita dapat berperan sebagai pemberi pelayanan langsung misalnya komunikasi terapeutik, praktik pelayanan kesehatan, dan pemberi asuhan yang menjalankan integrasi terapi komplemen. Masalah yang kerap kali terjadi disini kurangnya skill perawat dalam komunikasi, terapi pelengkap, menyebabkan klien kita bilang “perawat dan bidan di RS X judesnya minta ampun, cuek, galak, dsb”

Apa Saja Peran Paramedis dan Suster?

5. Koordinator

Perawat lebih banyak berinteraksi dengan klien sehingga peran koordinator dalam terapi pelengkap juga amat penting. Perawat bisa membicarakan terapi pelengkap dengan dokter yang merawat dan unit manajer terkait. Bagaimana metode diskusi terapi pelengkap seandainya kitanya juga cuma sedikit malah tidak ada yang dapat menjalankan terapi ini.

6. Pengacara

Meskipun sebagai advokat perawat berperan untuk memenuhi permintaan kebutuhan perawatan komplemen yang mungkin diberi termasuk perawatan opsi. Kadang dikala klien ketika mengeluh nyeri kita umumnya memberi nasihat klien untuk “coba ibu tarik napas dalam”, atau ada juga “sebentar bu aku konsultasikan dengan dokter”.

Bagaimana kalau kita ubah menjadi “ibu ada sistem menangani untuk mengurangi sakitnya, ibu bersedia?, ini yaitu suatu terapi komplemen, mari aku bimbing bu” ada yang seperti ini kah? Mungkin kalaupun ada pasti hanya sedikit. Mengapa sedikit? Karena dari daya kesehatan saja hanya sebagaian yang mengenal terapi komplementernya.

Apa Saja Peran Paramedis dan Suster?

Dari pelbagai persoalan yang dihadapi, kita (perawat dan bidan) wajib mencari solusi yang terbaik. Karena perawat dan bidan salah satu komponen yang paling penting, dan paling banyak dari daya kesehatan lainnya dalam meningkatkan derajat kesehatan bagi klien baik di Rumah Sakit ataupun di di Masyarakat.

Seumpama, Coba saja bagaimana kalau kita mogok kerja, siapa yang memberikan asuhan pada klien, sedangkan kita 24 jam mengenal kondisi klien sepenuhnya, jadi berbanggalah rekan-rekan semuanya.

Sesungguhnya banyak terapi pelengkap yang dapat kita kuasai untuk menangani masalah psikologi klien, salah satunya yakni metode menangani psikologi klien dengan terapi hipnosis lebih diketahui dengan Hipnoterapi. Sebab hipnoterapi ini digunakan oleh para perawat atau bidan karenanya disebut Hypnonursing. Apakah kawan-kawan kenal dengan terapi pelengkap yang satu ini? Mungkin kebanyakan masih asing di alat pendengar seorang perawat dan bidan.

Sekian info tentang Apa Saja Peran Paramedis dan Suster?, kami harap artikel kali ini mencerahkan Anda. Kami berharap postingan ini dishare agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *