0

Beberapa Peranan Tenaga Medis dan Suster

Pembahasan kita kali ini yakni Beberapa Peranan Tenaga Medis dan Suster. Kita tahu sebagai kekuatan kesehatan (bidan / perawat) seharusnya untuk memenuhi kebutuhan pasien secara holistik (menyeluruh), mulai dari biologis, psikologis, spiritual, sosial, dan kultural.

Beberapa Peranan Tenaga Medis dan Suster

Hal hal yang demikian mengacu pada pengertian sehat menurut WHO “Health is a state of complete physical, mental and social well – being and not merely theabsence ofdisease or infirmity”. (sehat yaitu suatu situasi sejahtera yang meliputi jasmani, mental dan sosial yang tidak cuma bebas dari penyakit atau ketidaknormalan).

Beberapa Peranan Tenaga Medis dan Suster

Walaupun pengertian sakit kebalikan dari sehat, ada 3 konsep dalam bahasa inggris yaitu disease, illness dan sickness. Disease berarti penyakit bersifat medis yang bisa diukur secara objektif, gejalanya bisa dikenal dari suatu diagnose, bagus menggunakan indra ataupun pakai alat pensupport medis lainnya.

Dari pengertian sehat di atas ada satu hal yang mungkin kita sering abaikan maupun dilupakan yaitu keperluan dasar psikis / mental / jiwa pasien. Karena illness yakni konsep psikologis mengacu pada perasaan, persepsi, atau penalaman subjektif seseorang kepada kondisinya.

Beberapa Peranan Tenaga Medis dan Suster

Kita segala tahu peran perawat dan bidan yakni sebagai konselor, pengajar, peneliti, pemberi pelayanan langsung, koordinator dan sebagai pengacara. Contohnya peran kita dan figur dilema yang kerap kali kita alami dalam memberikan asuhan pada klien :

1. Konselor

Sebagai konselor biasanya kita menjadi tempat bertanya, konsultasi dan pembicaraan. Kita tahu kadang klien atau keluarga klien dalam bertanya diskusi biasanya ada yang sedikit kecewa, geram, bingung, dan banyak respon lainnya.

Beberapa Peranan Tenaga Medis dan Suster

2. Pendidik

Disini bagaimana sistem mempersembahkan pengajaran kesehatan pada klien, keluarga dan masyarakat lainnya dengan komunikasi yang efektif, kadang mereka ada yang acuh, ada yang menganggap hal yang kurang penting, dan lain-lain.

3. Peneliti

Bagaimana cara mengenal hasil evaluasi yang kita berikan efektif atau tidaknya dalam menangani klien. Bisa saja dari evaluasi terapi keadaan klien sama-sama saja, bisa kemungkinan dari terapi kita yang belum tepat sasaran.

4. Pemberi pelayanan seketika

Kita dapat berperan sebagai pemberi pelayanan seketika seumpama komunikasi terapeutik, praktik pelayanan kesehatan, dan pemberi asuhan yang menjalankan integrasi terapi pelengkap. Situasi yang tak jarang terjadi disini kurangnya skill perawat dalam komunikasi, terapi pelengkap, menyebabkan klien kita bilang “perawat dan bidan di RS X judesnya meminta ampun, cuek, galak, dll”

Beberapa Peranan Tenaga Medis dan Suster

5. Koordinator

Perawat lebih banyak berinteraksi dengan klien sehingga peran koordinator dalam terapi komplementer juga betul-betul penting. Perawat bisa membicarakan terapi komplementer dengan dokter yang merawat dan unit manajer berhubungan. Bagaimana cara pembicaraan terapi komplemen sekiranya kitanya juga cuma sedikit bahkan tidak ada yang dapat mengerjakan terapi ini.

6. Pengacara

Meskipun sebagai pengacara perawat berperan untuk memenuhi permintaan keperluan perawatan komplementer yang mungkin diberi termasuk perawatan opsi. Kadang saat klien ketika mengeluh nyeri kita lazimnya menasehati klien untuk “coba ibu tarik napas dalam”, atau ada juga “sebentar bu saya konsultasikan dengan dokter”.

Bagaimana apabila kita ubah menjadi “ibu ada metode menangani untuk mengurangi sakitnya, ibu bersedia?, ini merupakan suatu terapi komplemen, mari aku bimbing bu” ada yang seperti ini kah? Mungkin kalaupun ada pasti cuma sedikit. Kenapa sedikit? Karena dari tenaga kesehatan saja cuma sebagaian yang mengetahui terapi komplementernya.

Beberapa Peranan Tenaga Medis dan Suster

Dari bermacam-macam situasi sulit yang dihadapi, kita (perawat dan bidan) semestinya mencari solusi yang terbaik. Karena perawat dan bidan salah satu bagian yang paling penting, dan paling banyak dari energi kesehatan lainnya dalam meningkatkan derajat kesehatan bagi klien baik di Rumah Sakit maupun di di Masyarakat.

Seumpama, Coba saja bagaimana jikalau kita mogok kerja, siapa yang memberikan asuhan pada klien, padahal kita 24 jam mengenal keadaan klien sepenuhnya, jadi berbanggalah rekan-rekan semuanya.

Hakekatnya banyak terapi komplemen yang dapat kita kuasai untuk menangani problem psikologi klien, salah satunya yakni sistem menangani psikologi klien dengan terapi hipnosis lebih dikenal dengan Hipnoterapi. Sebab hipnoterapi ini diaplikasikan oleh para perawat atau bidan karenanya disebut Hypnonursing. Apakah kawan-kawan kenal dengan terapi komplementer yang satu ini? Mungkin kebanyakan masih asing di alat pendengar seorang perawat dan bidan.

Sekian info terkait dengan Beberapa Peranan Tenaga Medis dan Suster, semoga artikel kali ini membantu kalian. Mohon postingan ini dishare agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *