0

Mengenal Beberapa Peranan Suster dan Tenaga Kesehatan? Kenapa Engga!

Di postingan ini kami akan jelaskan tentang Mengenal Beberapa Peranan Suster dan Tenaga Kesehatan? Kenapa Engga!. Kita tahu sebagai tenaga kesehatan (bidan / perawat) seharusnya untuk memenuhi keperluan pasien secara holistik (menyeluruh), mulai dari biologis, psikologis, spiritual, sosial, dan kultural.

Mengenal Beberapa Peranan Suster dan Tenaga Kesehatan? Kenapa Engga!

Hal tersebut merujuk pada pengertian sehat menurut WHO “Health is a state of complete physical, mental and social well – being and not merely theabsence ofdisease or infirmity”. (sehat adalah suatu situasi sejahtera yang meliputi fisik, mental dan sosial yang tak hanya bebas dari penyakit atau kecacatan).

Mengenal Beberapa Peranan Suster dan Tenaga Kesehatan? Kenapa Engga!

Meski pengertian sakit kebalikan dari sehat, ada 3 konsep dalam bahasa inggris yaitu disease, illness dan sickness. Disease berarti penyakit bersifat medis yang bisa dievaluasi secara objektif, gejalanya bisa diketahui dari suatu diagnose, baik menggunakan indera ataupun pakai alat penunjang medis lainnya.

Dari pengertian sehat di atas ada satu hal yang mungkin kita acap kali abaikan maupun dilupakan yaitu kebutuhan dasar psikis / mental / jiwa pasien. Sebab illness yakni konsep psikologis merujuk pada perasaan, persepsi, atau penalaman subjektif seseorang terhadap kondisinya.

Mengenal Beberapa Peranan Suster dan Tenaga Kesehatan? Kenapa Engga!

Kita semua tahu peran perawat dan bidan merupakan sebagai konselor, pengajar, peneliti, pemberi pelayanan langsung, koordinator dan sebagai pengacara. Contohnya peran kita dan contoh dilema yang acap kali kita natural dalam memberikan asuhan pada klien :

1. Konselor

Sebagai konselor lazimnya kita menjadi daerah bertanya, konsultasi dan pembicaraan. Kita tahu kadang klien atau keluarga klien dalam bertanya pembicaraan biasanya ada yang sedikit kecewa, naik darah, keder, dan banyak reaksi lainnya.

Mengenal Beberapa Peranan Suster dan Tenaga Kesehatan? Kenapa Engga!

2. Pendidik

Disini bagaimana cara memberi tahu pendidikan kesehatan pada klien, keluarga dan masyarakat lainnya dengan komunikasi yang tepat sasaran, kadang mereka ada yang acuh, ada yang menganggap hal yang kurang penting, dsb.

3. Peneliti

Bagaimana cara mengetahui hasil evaluasi yang kita berikan tepat sasaran atau tidaknya dalam menangani klien. Bisa saja dari evaluasi terapi kondisi klien sama-sama saja, dapat kemungkinan dari terapi kita yang belum tepat sasaran.

4. Pemberi pelayanan langsung

Kita dapat berperan sebagai pemberi pelayanan seketika umpamanya komunikasi terapeutik, praktik pelayanan kesehatan, dan pemberi asuhan yang menjalankan integrasi terapi komplemen. Keadaan yang kerap terjadi disini kurangnya skill perawat dalam komunikasi, terapi komplemen, menyebabkan klien kita bilang “perawat dan bidan di RS X judesnya minta ampun, cuek, galak, dll”

Mengenal Beberapa Peranan Suster dan Tenaga Kesehatan? Kenapa Engga!

5. Koordinator

Perawat lebih banyak berinteraksi dengan klien sehingga peran koordinator dalam terapi komplemen juga sangat penting. Perawat bisa mendiskusikan terapi komplemen dengan dokter yang merawat dan unit manajer terkait. Bagaimana sistem pembicaraan terapi komplemen kalau kitanya juga cuma sedikit bahkan tidak ada yang bisa melakukan terapi ini.

6. Advokat

Meskipun sebagai advokat perawat berperan untuk memenuhi permintaan keperluan perawatan komplementer yang mungkin dikasih termasuk perawatan alternatif. Kadang dikala klien saat mengeluh nyeri kita umumnya mengarahkan klien untuk “coba ibu tarik napas dalam”, atau ada juga “sejenak bu aku konsultasikan dengan dokter”.

Bagaimana kalau kita ubah menjadi “ibu ada metode menangani untuk mengurangi sakitnya, ibu bersedia?, ini ialah suatu terapi komplemen, mari saya bimbing bu” ada yang seperti ini kah? Mungkin kalaupun ada pasti hanya sedikit. Mengapa sedikit? Karena dari energi kesehatan saja cuma sebagaian yang mengetahui terapi komplemennya.

Mengenal Beberapa Peranan Suster dan Tenaga Kesehatan? Kenapa Engga!

Dari bermacam keadaan sulit yang dihadapi, kita (perawat dan bidan) seharusnya mencari solusi yang terbaik. Karena perawat dan bidan salah satu bagian yang paling penting, dan paling banyak dari tenaga kesehatan lainnya dalam meningkatkan derajat kesehatan bagi klien bagus di Rumah Sakit ataupun di di Masyarakat.

Contohnya, Coba saja bagaimana seandainya kita mogok kerja, siapa yang memberikan asuhan pada klien, meskipun kita 24 jam mengetahui kondisi klien sepenuhnya, jadi berbanggalah rekan-rekan semuanya.

Sebetulnya banyak terapi komplemen yang dapat kita kuasai untuk menangani permasalahan psikologi klien, salah satunya yaitu sistem menangani psikologi klien dengan terapi hipnosis lebih dikenal dengan Hipnoterapi. Sebab hipnoterapi ini dipakai oleh para perawat atau bidan maka disebut Hypnonursing. Apakah teman-teman kenal dengan terapi komplementer yang satu ini? Mungkin kebanyakan masih asing di telinga seorang perawat dan bidan.

Demikian informasi tentang Mengenal Beberapa Peranan Suster dan Tenaga Kesehatan? Kenapa Engga!, semoga postingan ini berguna buat teman-teman semua. Tolong postingan ini dibagikan supaya semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *